5 Hal yang Menyelamatkan Kamu Saat Berkendara di Jalan versi Tripanca Tire Service

Ban merupakan hal krusial dalam berkendara. Satu kelalaian dalam perawatan bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang memberikan efek sosial yang luar biasa besar. Dari keluarga kita sendiri, sesama pengendara di jalan raya, hingga pihak-pihak yang terlibat setelah kejadian. Tentunya kita tidak mau kan memberikan efek yang buruk. Repairbandotcom akan memberikan tips mengidentifikasi ban yang sudah harus diganti ala Tripanca Tire Service.

1. Alur kembang menipis

Ciri-ciri yang paling kasat mata adalah alur kembang pada tapak ban. Alur kembang tersebut berguna sebagai pemberi gaya gesek saat ban berputar di jalan raya. Jika alur kembang tersebut sudah tipis, tentunya akan mengurangi gaya gesek yang ditimbulkan sehingga berpotensi menimbulkan slip terutama pada jalan licin.

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_02

2. Perhatikan tread-wear index

Melihat lebih detail, tread-wear index merupakan indikator untuk mengetahui kapan ban tersebut sudah tidak layak digunakan. Ketika garis separator sudah sejajar dengan alur kembang ban. It is the time!

3. Kode produksi ban

Di setiap ban tertera kode produksi ban tersebut. Idealnya, umur ban tidak boleh melebihi 4 tahun sejak tahun pembuatan dengan alasan umur karet yang tidak lagi optimal untuk digunakan. Oleh karena itu, jika sudah melewati masa pakai, ban harus diganti terlepas kondisi alur kembang yang masih bagus. Contoh pada gambar dibawah adalah ban ini diproduksi pada minggu ke-22 di tahun 2016, oleh karena itu, masa habis pakainya adalah minggu ke-22 di tahun 2020 yang berarti masih ada sekitar 4 tahun lagi sebelum ban ini tidak layak lagi digunakan

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_02

4. Ban terasa bergelombang

Pernahkah saat melaju diatas kecepatan 80km/jam, kalian merasakan mobil agak bergelombang atau tidak stabil. Salah satu penyebabnya adalah kondisi ban yang sudah tidak lagi optimal. Jika salah satu ban mengalami deformasi bentuk (tidak sepenuhnya bundar), maka akan dirasakan gelombang naik turun saat kita berkendara didalam mobil. Di Repairbandotcom by Tripanca Tire Service, kita bisa memperbaiki bentuk deformasi di samping ban (seperti gambar dibawah ini) dengan menggunakan teknik Reinforce Thermo. Tetapi apabila deformasi terletak di telapak ban, maka sangat direkomendasikan untuk diganti dengan ban baru karena berpotensi untuk meledak.

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_02

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_5

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_6

5. Lubang bekas tambal tubeless sudah terlalu besar dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Kesalahan utama masyarakat dalam menangani ban yang berlubang adalah dengan menggunakan teknik Tambal Tubeless. Sebenarnya, teknik ini hanya memberikan solusi sementara waktu sambil parallel juga memberikan kerusakan yang lebih buruk pada ban. (Baca disini alasannya) Oleh karena itu, di Repairbandotcom by Tripanca Tire Service, kami menggunakan teknik patching dengan TP Patch berbagai varian untuk mereparasi berbagai jenis luka pada ban dari lubang berdiameter 0.1mm hingga 2.5cm, tapak, siku, maupun dinding ban. Lifetime warranty untuk perbaikan jenis ini.

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_02

tripanca_tire_service_repairbandotcom_blog_7

Itulah 5 hal yang harus kamu ketahui agar kamu tetap #YakinAman selama berkendara. Karena keamanan itu harganya teramat mahal dibandingkan menghemat uang demi memperbaiki ban kendaraan kita.
Kindly share this information if you find this useful.

Find us on
Facebook : Repairbandotcom LIKE US HERE
Instagram : @repairbandotcom FOLLOW US HERE

No Comments Yet.

Leave a comment